Permasalahan dan Penanganan Terkini Abortus atau Keguguran

1517384289898-19.jpg

1518755936434-5.jpg

Permasalahan dan Penanganan Terkini Abortus atau Keguguran

  • Terhentinya proses kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan.
  • Sebagai batasan digunakan kehamilan kurang dari 22 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. 

Penyebab

  • Sebagian besar disebabkan karena kelainan kromosom hasil konsepsi.
  • Beberapa penyebab lain adalah trauma, kelainan alat kandungan dan sebab yang tidak  diketahui. 
  • Adanya gejala kehamilan (terlambat haid, mual/ muntah pada pagi hari) yang disertai perdarahan pervaginam (mulai bercak sampai bergumpal) dan / atau nyeri perut bagian bawah, mengarahkan ke diagnosis abortus.
  • Abortus Imminens (Ancaman Keguguran) Ditandai dengan perdarahan pervaginam sedikit, nyeri perut tidak ada atau sedikit. Belum ada pembukaan serviks
  • Abortus Insipiens (Keguguran sedang berlangsung) Perdarahan pervaginam banyak (dapat sampai bergumpal-gumpal), nyeri perut hebat, terdapat pembukaan serviks. Kadang-kadang tampak jaringan hasil konsepsi di ostium serviks.
  • Abortus Inkompletus (Keguguran tidak lengkap) Perdarahan pervaginam banyak, nyeri perut sedangsampai hebat. Riwayat keluar jaringan hasil konsepsi sebagian, ostium serviks bisa masih terbuka atau mulai tertutup.
  • Abortus Kompletus (Keguguran lengkap) Perdarahan pervaginam mulai berkurang – berhenti, tanpa nyeri perut, ostium serviks sudah tertutup. Riwayat keluar jaringan hasil konsepsi utuh, seluruhnya.
  • Missed Abortion (Keguguran yang tertahan) Abortus dengan hasil konsepsi tetap tertahan intra uterin selama 2 minggu atau lebih. Riwayat perdarahan pervaginam sedikit, tanpa nyeri perut, ostium serviks masih tertutup. Pembesaran uterus tidak sesuai (lebih kecil) dari usia gestasi yang seharusnya.

Diagnosis

  • Terlambat Haid (amenorhea) kurang dari 22 minggu.
  • Perdarahan pervaginam, mungkin disertai jaringan hasil konsepsi.
  • Rasa nyeri di daerah atas simpisis.
  • Pembukaan ostium serviks.

Abortus Imminens

  • Tirah baring sedikitnya 2 – 3 hari (sebaiknya rawat inap)
  • Pantang senggama
  • Setelah tirah baring 3 hari, evaluasi ulang diagnosis, bila masih abortus imminens tirah baring di lanjutkan
  • Mobilisasi bertahap (duduk – berdiri – berjalan) dimulai apabila diyakini tidak ada perdarahan pervaginam 24 jam

Abortus tingkat selanjutnya

  • Bila mungkin lakukan stabilisasi keadaan umum dengan pembebasan jalan nafas, pemberian oksigenasi (O2 2 – 4 liter per menit), pemasangan cairan intravena kristaloid (Ringer Laktat / Ringer Asetat / NaCl 0,9 %) sesuai pedoman resusitasi.
  • Pasien dirujuk setelah tanda vital dalam batas normal ke rumah sakit

 Perawatan Abortus Imminens

  • Abortus Insipiens
  • Antibiotika profilaksis : Ampisilin i.v sebelum tindakan kuretase.
  • Perlu segera dilakukan pengeluaran hasil konsepsi dan pengosongan kavum uteri. Dapat dilakukan dengan abortus tang, sendok kuret, dan kuret hisap
  • Uterotonika : Oksitosin 10 IU i.m

Abortus Inkompletus Perlu segera dilakukan pengosongan kavum uteri. Dapat dilakukan dengan abortus tang, sendok kuret, dan kuret hisap Segera atasi kegawatdaruratan :

  1. Oksigenisasi 2 – 4 liter/menit
  2. Pemberian cairan i.v kristaloid (NaCl 0,9%, Ringer Laktat, Ringer Asetat)
  3. Transfusi bila Hb kurang dari ‘ 3d 8 g/dl

Abortus Kompletus

  • Evaluasi adakah komplikasi abortus (anemia dan infeksi)
  • Apabila dijumpai komplikasi, penatalaksanaan disesuaikan
  • Apabila tanpa komplikasi, tidak perlu penatalaksanaan khusus.

Missed Abortion

  • Evaluasi hematologi rutin (hemoglobin, hematokrit, leukosit, trombosit) dan uji hemostasis (fibrinogen, waktu perdarahan, waktu pembekuan).
  • Bila terjadi gangguan faal hemostasis dan hipofibrinogenemia, segera rujuk di rumah sakit yang mampu untuk transfusi trombosit / Buffy-Coat dan komponen darah lainnya.
  • Hasil konsepsi perlu dievakuasi dari kavum uteri. Dilaksanakan setelah  dipastikan tidak terdapat gangguan faal hemostasis.


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s