Berapakah Lama dan Frekuensi Berhubungan Seksual Yang Normal ?

1517706142727-18.jpg

  • Normalnya, lamanya hubungan seksual tidaklah seperti yang Anda bayangkan. Sejumlah penelitian telah membuktikannya, dengan menghitung berapa lama waktu hubungan seksual –mulai dari penetrasi hingga ejakulasi. Penelitian di Kanada dan Amerika menyatakan bahwa lama hubungan seksual yang ‘cukup’ adalah antara 3-7 menit, ‘diinginkan’ antara 7-13 menit, dan dianggap ‘terlalu singkat’ bila hanya memakan waktu antara 1-2 menit.
  • Sedangkan hubungan seksual yang dianggap ‘terlalu lama’ adalah bila memakan waktu antara 10-30 menit.
  • Sementara itu, penelitian multinasional di Turki, Belanda, Amerika Serikat, Inggris, dan Spanyol menemukan bahwa rata-rata lama normal hubungan seksual (penetrasi hingga ejakulasi) adalah 5,4 menit.
  • Melihat hasil penelitian tersebut, sudah jelas bahwa lamanya hubungan seksual berlangsung tidak sama seperti yang banyak orang pikirkan.
  • Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine, jumlah optimal durasi berhubungan seks bisa berlangsung kapan saja.Tepatnya, antara tiga sampai 13 menit dan durasi orgasme yang baik berlangsung antara 10 sampai 15 detik.
  • Sesi yang baik dari sebuah hubungan seks tidak semua tentang hubungan seks itu sendiri. Hal ini berkaitan dengan ikatan psikologis dan emosional sebelum hubungan seks. Sejatinya, foreplay membuat sebuah hubungan seks benar-benar jadi mengesankan.
  • Demi mengetahui berapa lama durasi hubungan seks yang normal dan baik tidak selalu mengartikan seks berarti memuaskan atau tidak juga dilihat dari berapa lama sesi Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, durasi berhubungan seks yang baik adalah sekitar 7,3 menit.
  • Jika ingin membuat pasangan puas atau merasa nikmat saat berhubungan seks, tambahkan durasi foreplay atau pemanasan lebih lama. Pasalnya, menunda sedikit saja momen sebelum penetrasi akan lebih memanaskan saat bercinta dan membuat pasangan bersemangat melakukan penetrasi.

Frekuensi Hubungan Seka Normal

  • Kendati tak ada pola baku, biasanya agar suami-istri berintim-intim secara teratur 1-4 kali seminggu. Pertimbangannya, frekuensi tersebut sesuai ritme tubuh atau kondisi fisiologis pria maupun wanita.
  • Produksi sperma oleh buah zakar boleh dibilang sudah memenuhi kuota penampungan dalam kurun waktu tiga hari. Nah, kalau bisa mengikuti ritme fisiologis tersebut, diharapkan lebih baik , apalagi produksi ini memang harus dikeluarkan secara teratur sesuai waktu atau batas kuota alamiah tadi.” Adapun pada wanita justru memperbesar kemungkinan merasakan kenikmatan seksual lebih lama. Soalnya, kondisi fisiologisnya memungkinkan kaum hawa merasakan kenikmatan hubungan seksual selama seminggu. Dengan begitu, bukankah kenikmatan yang dirasakannya akan berganda bila sebelum habis masanya ia kembali memperoleh kenikmatan baru.
  • Pola 1-4 kali seminggu ini malah memberikan keuntungan lain berupa kesempatan “beristirahat sejenak” pada organ-organ tubuh wanita maupun pria, bila memang diperlukan demikian. Meski pada dasarnya, seberapa sering pun kita melakukan hubungan seksual, bila dilakukan dalam batas-batas wajar, takkan merusak senjata pamungkas kedua belah pihak. Sebab, baik alat kelamin pria maupun wanita diciptakan begitu rupa untuk beradaptasi terhadap kondisi apa saja. Artinya, penis bisa beradaptasi dengan semua ukuran vagina, begitu pula sebaliknya. Belum lagi cairan pelumas yang akan keluar dengan sendirinya untuk menghindari perlecetan saat penetrasi
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s