Gejala dan Penanganan Patah Pergelangan Kaki

Gejala dan Penanganan Patah Pergelangan Kaki

Patah pergelangan kaki adalah patahnya satu atau lebih tulang-tulang yang ada di pergelangan kaki. Hal ini sering terjadi akibat cedera olahraga, terkilir, jatuh, salah menapak, atau saat kecelakaan mobil. Tingkat keparahan patah pergelangan kaki ada bermacam-macam. Dari hanya retak ringan, hingga patah sepenuhnya dan menembus kulit.

Patah pergelangan kaki dapat dirawat dengan menggunakan gips atau operasi dan ditentukan berdasarkan lokasi serta tingkat keparahan patah tulang yang terjadi. Operasi untuk menanam sekrup, pelat, atau batang pada tulang yang patah mungkin diperlukan jika pergelangan kaki mengalami patah tulang yang parah. Hal ini bertujuan menjaga tulang tetap berada di posisi yang tepat saat proses penyembuhan berlangsung dan biasanya berlangsung antara 2-3 bulan.

Ada beberapa tanda atau gejala yang dapat terjadi jika seseorang menderita patah pergelangan kaki, di antaranya:

  • Terdengar suara tulang yang patah.
  • Tulang di sekitar pergelangan kaki terasa sangat sakit.
  • Ada tulang yang menembus kulit.
  • Bentuk pergelangan kaki tidak normal atau terjadi dislokasi.
  • Tidak dapat berjalan.
  • Pergelangan kaki bengkak.
  • Memar.
  • Sulit memakai atau melepas sepatu.

Anda bisa merasa mual, pingsan, atau pusing akibat syok dan rasa sakit yang muncul akibat patahnya pergelangan kaki.

Diagnosis Patah Pergelangan Kaki

Diagnosis patah pergelangan kaki bisa dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik dan tes pemindaian untuk mengetahui lokasi patah tulang yang tepat.

Beberapa tes pemindaian yang dapat dilakukan jika mengalami gejala patah pergelangan kaki adalah:

  • X-ray. Untuk membantu menentukan perawatan yang tepat dan memastikan patah pergelangan kaki, dapat dilakukan tes pemindaian dengan X-ray karena kebanyakan patah pergelangan kaki dapat dilihat dengan menggunakan X-ray, namun pergelangan kaki yang patah secara halus tidak dapat dilihat dengan menggunakan X-ray.
  • Tomografi terkomputasi (CT). CT Scan bisa melihat tulang dan jaringan lunak di sekelilingnya lebih detail.
  • Pencitraan resonansi magnetik (MRI). Tes ini bisa melihat patah tulang yang tidak terlihat oleh tes X-ray karena menggunakan gelombang radio dan medan magnet yang kuat untuk menghasilkan gambar jaringan lunak dan tulang yang sangat detail.
  • Bone scan. Bone scan adalah tes pemindaian untuk mencari keabnormalan pada tulang, seperti infeksi, tumor, patah tulang, dan retak dengan cara menyuntikkan sedikit bahan radioaktif ke pembuluh darah.

Perawatan Patah Pergelangan Kaki

Jika mengalami gejala patah pergelangan kaki, hindari membebani pergelangan kaki dan segera meminta bantuan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan bengkak dan rasa sakit, yaitu dengan menyanggah kaki yang mengalami patah pergelangan kaki dan mengompresnya dengan es, serta meminum obat pereda sakit seperti parasetamol atau ibuprofen.

Gips juga digunakan untuk merawat patah pergelangan kaki yang tidak parah, disertai dengan penggunaan obat pereda sakit. Satu hal penting, usahakan agar gips tidak basah. Gunakan kruk atau tongkat penopang untuk berjalan agar tidak membebani pergelangan kaki yang patah. Periksakan diri kembali ke dokter setelah beberapa pekan untuk mengetahui kondisi pergelangan kaki Anda.

Jika pergelangan kaki mengalami patah tulang yang parah, maka dibutuhkan operasi untuk merawat dan menyambungkan kembali tulang yang patah.

Operasi

Operasi dilakukan untuk memasang sekrup, kawat, dan pelat yang berfungsi mempertahankan posisi tulang selama proses penyembuhan. Agar ujung tulang yang patah dapat tersambung kembali, pergelangan kaki tidak boleh digerakkan.

Lama proses penyembuhan patah pergelangan kaki tergantung kepada tingkat keparahan, tapi biasanya memerlukan waktu sekitar 2-3 bulan. Untuk bisa menggerakkan kaki bagian bawah secara normal kembali akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Jika setelah operasi Anda mengalami gejala yang mengindikasikan masalah saraf atau suplai darah ke pergelangan kaki atau infeksi seperti di bawah ini, segera temui dokter.

  • Kulit di sekitar pergelangan kaki berubah warna menjadi biru.
  • Jari kaki terasa kebas atau seperti ditusuk jarum.
  • Pergelangan kaki menjadi sangat bengkak.
  • Luka bekas operasi di pergelangan kaki mengeluarkan cairan dengan bau yang tidak sedap.

Anda mungkin juga akan membutuhkan terapi untuk mengendurkan otot dan ligamen yang kaku di kaki dan pergelangan kaki. Terapi ini dilakukan setelah tulang sembuh dan bisa meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s