HIV AIDS, Gejala dan Diagnosis

HIV AIDS, Gejala dan Diagnosis
Infeksi HIV adalah suatu spektrum penyakit yang menyerang sel-sel kekebalan tubuh yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus. 

  • Kemungkinan sumber infeksi HIV
  • Gejala dan keluhan pasien saat ini
  • Riwayat penyakit sebelumnya, diagnosis dan pengobatan yang diterima termasuk infeksi oportunistik
  • Riwayat penyakit dan pengobatan tuberkulosis (TB) termasuk kemungkinan kontak dengan TB sebelumnya
  • Riwayat kemungkinan infeksi menular seksual
  • Riwayat dan kemungkinan adanya kehamilan
  • Riwayat penggunaan terapi anti retroviral termasuk riwayat rejimen untuk Prevention of mother to child transmission sebelumnya
  • Riwayat pengobatan dan penggunaan kontrasepsi oral pada perempuan
  • Kebiasaan sehari-hari dan riwayat perilaku seksual
  • Kebiasaan merokok
  • Riwayat alergi
  • Riwayat penggunaan NAPZA suntik

Pemeriksaan Fisik

  • Pemeriksaan fisik meliputi tanda-tanda vital, berat badan, tanda-tanda yang mengarah kepada infeksi oportunistik sesuai dengan stadium klinis HIV.
  • Pemeriksaan fisik juga bertujuan untuk mencari faktor resiko penularan HIV dan AIDS seperti needle track pengguna NAPZA suntik, dan tanda-tanda IMS. 

Pemeriksaan Penunjang

  • Anti HIV rapid ( untuk skrining )
  • Anti HIV ELISA 3x
  • Anti HIV Western Blot 1x
  • DPL dengan Diff count
  • Total Limfosit Count
  • Hitung CD4
  • Jumlah virus HIV dengan RNA-PCR

Pemeriksaan HIV dipertimbangkan pada keadaan dibawah ini :

  • Infeksi Menular Seksual ( IMS )
  • Pasangan atau anak diketahui positif HIV atau penyakit yang terkait dengan HIV
  • Kematian pasangan muda yang tidak jelas penyebabnya
  • Penggunaan NAPZA suntikan
  • Pekerjaan yang berisiko tinggi
  • Aktif secara seksual dan mempunyai banyak mitra seksual

Stadium HIV menurut WHO

  • Stadium 1 : asimtomatik, limfadenopati generalisata
  • Stasium 2 :
  1. Berat badan turun 10%
  2. Diare yang tidak diketahui penyebabnya > 1 bulan
  3. Demam berkepanjangan (intermitten atau konstan) > 1 bulan
  4. Kandidiasis oral
  5. Oral hairy leucoplakia
  6. Tuberkulosis Paru
  7. Infeksi bakteri berat (pneumonia, piomiositis)

Stadium 4 :

  • HIV wasting syndrome
  • Pneumonia Pneumocystis Carinii
  • Toksoplasma serebral
  • Kriptosporidiosis dengan diare > 1 bulan
  • Sitomegalovirus pada organ selain hati, limpa atau kelenjar getah bening
  • Infeksi herpes simpleks, mukokutan (>1 bulan) atau viseral
  • Progressive multifocalleucoencephalopathy
  • Mikosis endemic diseminata
  • Kandidiasis esofagus, trakea, dan bronkus
  • Mikobakteriosis atipik, diseminata atau paru
  • Septikemia salmonela non-tifosa
  • Tuberkulosis ekstrapulmonar
  • Limfoma
  • Sarkoma kaposi
  • Ensefalopati HIV

DIAGNOSIS BANDING

  • Penyakit imunodefisiensi primer 

  • Konseling
  • Suportif
  • Terapi infeksi oportunistik dan pencegahan infeksi oportunistik
  • Terapi antiretrovirus (ARV) kombinasi, efek samping dan penanganannya

KOMPLIKASI

  • Infeksi oportunistik, kanker terkait HIV, dan manifestasi HIV pada organ lain. 

PROGNOSIS

  • Pemberian terapi ARV kepada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dapat menurunkan penyebaran virus Human Immunodefficiency Virus (HIV) hingga 92%. 

Referensi

  • Fauci AS, Lane HC. Human Immunodeficiency Virus: AIDS and related disorders. In: Fauci A, Braunwald E, Kasper D. Harrison’s Principles of Internal Medicine. 17th ed. New York: McGraw- Hill; 2009: 1 138-1204
  • Departemen Kesehatan Rl. Tata Laksana HIV/AIDS. 2012
  • World Health Organization. Antiretroviral therapy for hiv infection in adults and adolescent. 2010 revisi on. [Update 2010; cited 2011 Mar 11] Available from http://www.who.int

    Advertisements

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s